Malam ini baru saja saya selesai membaca sebuah blog dari seorang teman seangkatan kuliah. Sebuah blog berisi curahan hati yang menurut saya agak berlebihan menunjukan dirinya dan pendapatnya pribadi akan pekerjaannya. Sedikit saja membaca isi blognya, saya rasa semua pembaca dapat sedikit meraba-raba seperti apa pribadi serta pemikiran owner blog tersebut. Saya tidak tahu apakah itu sebuah keuntungan atau kerugian bagi dirinya
Begitu juga dengan saya pada saat ini. Postingan ini adalah kali pertama saya memposting secara mobile via Android device. Dan kemungkinan besar, hal ini akan menjadi suatu rutinitas untuk kedepannya. Apakah ini juga dapat menggambarkan seperti apa pribadi saya??? Hahaha. . .biarlah anda-anda pembaca blog saya ini untuk berpendapat, silakan
Intel mulai melakukan penurunan harga di sejumlah prosesornya. Mulai dari jajaran desktop hingga ke varian notebook mengalami pemangkasan. Intel melakukan pemotongan harga untuk 6 prosesor yang terdiri dari 4 prosesor desktop dan 2 prosesor notebook dengan kisaran penurunan antara 2-21 persen.
Proseor tersebut antara lain: Intel Core i3-550 djual seharga USD 117 dari sebelumnya USD 138, lalu E6700 dari harga sebelumnya USD 86 menjadi USD 75, E6500 dari USD 75 menjadi USD 64, dan terakhir Celeron E3400 yang diturunkan dari USD 53 menjadi USD 42. Sedangkan untuk prosesor notebook, Intel hanya melakukan pemangkasan harga untuk dua prosesor yakni, Intel Core i7-640LM dari USD 332 menjadi USD 311 dan Core i7-660UM yang dibanderol USD 289 (sebelumnya USD 317)
Pemangkasan ini mungkin merupakan langkah yang diambil oleh Intel untuk berkompetisi secara langsung head to head di area harga dengan produk sejenis dari AMD. Mengingat ciri “murah dan berkualitas” untuk prosesor selama ini melekat pada produk AMD di mindset konsumen. Sudah rahasia umum sejak dulu Intel bernafsu untuk menguasai pasar prosesor semua segmen produk. Apalagi, sifat permintaan akan prosesor termasuk elastis terhadap perubahan harga serta nama baik produk-produk Intel yang dikenal berkualitas memungkinkan hasil yang akan diinginkan oleh Intel yaitu penjualan yang lebih banyak akan tercapai. Cmiiw
Sedikit teringat akan film ringan yang diputar di salah satu stasiun tv swasta nasional yang saya tonton tadi siang, menggelitik akal saya untuk memberikan sebuah pandangan yang mungkin sedikit banyak akan membantu para blogger.
Dalam film tersebut diceritakan bahwa ada seseorang cowok yang mencoba merubah dirinya jadi badboy gara-gara pengen deketin seorang cewek manis. Nah, proses perubahan dirinya dari cowok baik menjadi badboy itu dituliskannya dalam sebuah blog yang kemudian terungkap ke semua teman-temannya termasuk cewek yang dia dekati tadi. Akhirnya pertengkaranpun terjadi, si cewek tak mau lagi didekati oleh sang cowok. Hmmmnnn….. Apa yang dapat kita tangkap dari cerita diatas. Hati-hatilah memanfaatkan media internet termasuk blog untuk curhat atau menulis sesuatu yang mungkin pada saat tertentu tidak terasa itu bersifat pribadi, namun dilain hari tidak seperti itu. Sedikit pengalaman, saya pernah ditegur atasan oleh karena tulisan saya di blog ini agak sedikit menggali dan memberikan sudut pandang yang berbeda dari yang seharusnya dipikirkan orang lain tentang pekerjaan saya yang menyangkut pelayanan kepada publik
Nah, ada baiknyalah kita sebagai pengguna aktif media internet agak membatasi diri untuk mengumbar kehidupan pribadi kita di blog, situs ataupun fasilitas lainnya yang memiliki identitas kita. Bukannya bermaksud mengajari ataupun memberikan batasan kepada kita untuk berekspresi, saya hanya ingin memberitahu bahwa apapun yang kita kerjakan ataupun kita tuliskan di media internet, berarti kita telah menyerahkan pekerjaan/tulisan kita tersebut untuk diakses oleh semua orang over the world. Kamu tak bisa lagi mengendalikan pendapat orang akan apapun yang kamu post tersebut. Ingat Shinta dan Jojo yang sekarang tenar sebagai artis Youtube. Bukan mau mereka tenar. Padahal, sehari sesudah diupload, video keong racun telah mereka hapus. Artinya, sekali kita posting sesuatu maka kamu tak bisa mengedalikan peredarannya. In exception, protected data!!
So, jika mau aman saya sarankan (ingat, bukannya menyuruh) berdasarkan pengalaman pribadi dan tanpa bermaksud sok mengajari, maka kita harus selalu berhati-hati akan apa yang kita posting di dunia maya. Jika butuh privasi atarlah agar postingan itu bersifat private, misalnya jika masih ingin curhat yang agak sangat privat di blog anda, silakan gunakan fasilitas “protected posting” di cms anda. Tapi, semuanya terserah anda-anda semua sih……saya hanya bisa menyarankan ^^b cmiiw
Salah satu handphone yang laris manis saat pagelaran Indonesia Cellular Show 2010 berlangsung beberapa waktu yang lalu adalah ponsel Sony Ericsson XPERIA X10 Mini. Jika anda sempat datang dihari pertama, anda akan melihat antrian di stand boothnya SE bertumpuk hampir di dekat pintu keluar Cendrawasih Room, cmiiw
Wajar aja sih antriannya membludak. Jika melihat perbandingan antara harga, spesifikasi, disain dan nama besar vendor maka XPERIA X10 Mini patut saya ancungi jempol. Sempat tertarik untuk memilikinya namun pada akhirnya lebih kepincut pada Nokia C3, hahaha…. Walaupun fitur berlimpah, XPERIA X10 Mini memiliki beberapa kelemahan dimata saya. Akan tetapi, sebenarnya kelemahan ini bukanlah hal tak dapat dimaklumi sehingga bagi sebagian orang dapat saja disingkirkan. Ini relatif bro!!
Alasan (kelemahan) pertama, adalah layarnya. Woughhhh, kecil banget!! Ingat, sekali lagi ini relatif. Setiap orang memandang hal yang kecil dengan ukuran yang berbeda-beda. Faktanya adalah sistem operasi android sampai pada saat ini adalah sistem operasi yang banyak mengandalkan sentuhan pada layar sehingga layar yang lega sangat dibutuhkan. Sementara itu, XPERIA X10 Mini memiliki layar dengan diagonal 2,55 inchi (6,5 cm) atau kurang lebih “hanya” seluas layar kamera saku biasanya. Pengalaman teman saya yang juga tertarik ingin beli XPERIA X10 Mini, setelah mencoba layarnya dia langsung beralih pada Nexian Journey, buseettttttt…..
Alasan selanjutnya adalah sistem operasinya masih Android Donut (1.6 version) yang jika dibandingkan dengan versi terbaru sekarang yaitu Froyo, versi ini boleh terbilang lawas. Dukungan Microsoft Exchange, peningkatan virtual keyboard, new UI, Dukungan resolusi layar yang lebih (versi Donut hanya sampai kedalaman 65 ribu warna), mendukung HTML5, flash pada kamera 3,2 MPx dan Bluetooth 2.1 serta dukungan Adobe Flash 10.1 [more detail] merupakan hal yang hilang, jika versi 1.6 Donut ini masih digunakan. Nah, pertanyaannya adalah mengapa Sony Ericsson (selanjutnya SE saja) bertaruh untuk mengisi salah satu ponsel keluaran barunya dengan OS yang lawas?? Memang, saya lumayan tak merasa heran kerana belajar dari sejarah, SE sering kehilangan momentum dalam hal fitur (termasuk OS), sehingga ketika ketika sebuah ponsel baru SE di-launching gregetnya terhadap pasar telah berkurang. Ponsel SE XPERIA X1 dan X2 membuktikan hal ini, cmiiw
Ternyata SE memiliki alasan tersendiri atas penggunaan Android versi Donut ini. Tak lain tak bukan adalah karena fitur TIMESCAPE™ andalan SE seri ini. Sepertinya, fitur paling gress dari dari SE ini masih hanya bisa berjalan pada Android versi 1.6 ini saja. Wajarlah jika OS yang diusung oleh XPERIA X10 Mini ini hanya sampai pada versi ini saja. Anehnya lagi, sudah tahu jika Donut hanya mendukung kedalaman layar hingga 65 ribu warna saja, ehhhhh nggak tahunya tetap saja SE membekali X10 Mini ini dengan resolusi layar 16 Juta warna. Hahaha……alhasil, layar X10 Mini ini tidak maksimal terlihat
Wokeh mengenai Timescape™, mari kita bahas fitur baru dari Sony Ericsson ini. Menurut situs resmi Sony Ericsson, pengertian Timescape™ adalah:
Timescape™ merombak pengalaman sosial Anda dengan cara mengumpulkan semua komunikasi Anda ke dalam satu tampilan. Peristiwa muncul sebagai tile dalam urutan kronologis di layar. Anda dapat melihat pratinjau kegiatan dalam ukuran kecil sebelum memilih untuk menayangkan konten sepenuhnya. Dengan tombol tak terhingga, Anda dapat melihat semua komunikasi untuk kontak
Anda dapat menyaring kegiatan dalam Timescape™ menurut: Semua acara, Panggilan tak terjawab, Pesan teks dan multimedia yang diterima, Email yang diterima, Foto dan video yang diambil, Lagu yang diputar, Update dari kontak Twitter™, dan Facebook™ Anda
Jika dilihat dengan sekilas, tampaknya fitur ini agak mirip dengan fitur UI khusus dari Motorola dengan fungsi yang agak mirip bernama MOTOBLUR. Nah, sekian dulu ulasan dari saya. Bagi yang tergelitik berpendapat, silakan……
Door Duisternis Tot Licht jika dibahasa Indonesiakan kurang lebih berarti “Habis Gelap Terbitlah Terang”!! Postingan kali ini saya keluarkan sebagai penghormatan akan Kartini, wanita ayu pembangun Indonesia (jika boleh saya bilang begitu). Wanita yang dengan ide-ide dan perjuangan yang kekal dilanjutkan sampai saat ini oleh Kartini-Kartini baru. Wanita dengan keadaan biasa namun punya pandangan menerawang ke depan. Wanita yang membuat saya sebagai seorang laki-laki yang seringkali dianggap mengatasi wanita memandang wanita setaraf sebagai teman dan partner, bukan lagi sebagai warga kelas dua. Wanita yang membuat saya ingin sekali mengatakan ke semua laki-laki, “Jadikan wanita partner, jalan yang kita lalui adalah jalan untuk bersama dengan mereka bukan hanya untuk kaum kita saja (lelaki)” dan berkata kepada para wanita, “Kami nggak diatasmu, bukan pula target untuk ditundukkan. Mari kita berjalan bersama. Pelangi menjadi indah karena beraneka warna, bukan hanya satu warna” (Kalau satu warna ntar dibilang maho!!!). It’s Kartini’s way guys…….
“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak, perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama” (R.A Kartini 04/10/1904)
Kadang-kadang secara tak disengaja, tanpa ada rencana kita menemukan suatu hal yang lumayan mengejutkan bagi diri kita (yang mungkin bagi orang lain tidak). Maka saat itu, kata EUREKA adalah kata yang patut diteriakan
Nah, di minggu ketiga bulan Maret ini, saya lumayan menemukan sesuatu yang baru. Yah, walaupun sederhana dan menyangkut kehidupan (ga penting) saya setiap harinya, namun hal itu patut juga disebarluaskan. Hehehe…Apa aja sih??? cekidot:
Ternyata kita tak perlu menggandakan (copy) terus menyalinnya (paste) ataupun mengetik kata untuk diterjemahkan pada program penerjemah KAMUS 2.04 dari sebuah file softcopy. Cukup blok kata yang akan diterjemakan, terus klik kanan pilih copy (Ctrl + C) tanpa perlu paste ke kolom program ini, maka kata tersebut langsung diterjemahkan.
Nah, ternyata pengaturannya dapat kita atur lewat tombol yang saya lingkari merah itu. Jika ditekan on maka proses terjemahan tanpa paste terjadi otomatis. Jika ditekan off, maka fitur tersebut nonaktif.
Oke, hal kedua yang dapat diteriaki eureka adalah ternyata tombol remote TV buat ngidupin bukan hanya tombol merah saja (on/off), tapi juga tombol nomor channel dan pindah channel. Ckckckc….baru tau nih, gara-gara insiden ga sengaja saya menindih remote TV. Akan tetapi, gak tahu juga ya kalo fitur ini hanya untuk TV Samsung atau juga berlaku buat merek TV yang lainnya. Hahaaha, baru tahu…^^b
Kemaren ane baru baca artikel tentang penyapu jalanan di Jakarta….
Miris ane ngebacanya ga…….
Saat itu juga lagi rusuh-rusuhnya demonstrasi tentang Bank Century…..
Mahasiswa, Rakyat dan anak-anak muda (plus-plus) tumpah ruah di Senayan memojokan kebijakan bail-out……
JADI KEPIKIRAN……………
Nah, saat ini ane nggak mau bicara tentang Bank Century ataupun Boed & SMI ataupun Bail-Out atau Sistemik dan lain-lain sebagainya tentang Century-gate ini. Bukannya nggak tahu dan nggak mau tahu, tapi nggak minat sama sekali. Biarlah pikiranmu tetap punyamu, pikiranku tetap punyaku ^^b
Yang akan kita bicarakan adalah dampak jelas dari demontrasi ini. Dan ane nggak mau berpendapat bahwa seharusnya mahasiswa atau pelajar nggak ikut demontrasi. Coba pikirkanlah dulu efeknya, pelajari kasusnya kalo mau mengerti. Ga usah langsung tereak-tereak terus bentangin spanduk gambar “wanita vampir” terus gayang-goyang pagar yang jelas-jelas ga ada salah apa-apa. Terus, pikirkan apa point dari ini semua???? Mendingan kita sekolah yang serius dulu, perbaikin dulu nilai akademik, terus KEEP THINKING GAN!!! Kalaupun mau demo, silakan demo yang cerdas, yang menunjukan kita itu berpendidikan.
Okelah kalo semua pendapat diatas itu subjektif dari ane. Dan jikalaupun emang begitu adanya hanya merugikan yang demonstrasi sih ane juga ga mau ikut campur gan. Nggak kasian tuh ama tukang penyapu jalanan dengan pengrusakan dan kekotoran di jalan akibat demonstrasi. Gaji mereka sehari mungkin bagi kita hanya buat beli uang bensin sehari tapi menanggung pekerjaan yang seharusnya dapat diminalisir oleh kita. Jujur saja, terserah apa efeknya dengan kita-kita kalo ikut demo akan tetapi jangan sampai orang lain ikut-ikutan menderita efek negatif karena kita. Miris ane gan…..
Baru kemaren saya mengalami sendiri kejadian pencopetan on the spot. Walaupun yang kecopetan bukan saya sendiri, tapi kejadian itu lumayan membuat saya agak trauma dikit. hahahaha….. Bukan masalah pencopetannya itu, tapi teknik (kalo boleh dibilang seni) mencopet itu yang mau tak mau membuat saya geleng-geleng kepala. Nggak ada kata fair dalam berbuat kejahatan ini, walaupun memanfaatkan rasa manusiawi dari korbannya sendiri.
Ceritanya, kemaren saya pergi ke suatu pusat perbelanjaan elektronik di daerah sekitar stasiun kota bersama beberapa teman saya. Awalnya di dalam angkot nggak ada apa-apa, berjalan seperti biasa berdesak-desakan gitu duduknya. Di pertengahan jalan, kan banyak penumpang yang turun tuh, masuklah segerombolan bapak-bapak (dengan bercanda-canda) menambah berdesak-desakannya suasana. Dari kejauhan ada seorang yang ngelihatin saya, seram banget pandangannya. Untung aja tatapan saya juga tak kalah seramnya, hahaha…. Saat di dalam angkot, ada seorang dari mereka yang nelpon gaya banget dah pokoknya lagaknya. Nggak semua aktivitas mereka terlihat olehku, soalnya pada dasarnya saya orang yang lumayan cuek dengan keadaan sekitar. Tak berapa lama kemudian, salah seorang dari bapak-bapak ini yang sebelah kiriku mulai berguncang-guncang gitu kayak lagi gila babi sambil memegang paha salah satu diantara kami. Seram dah pokoknya!!! Setelah itu, penumpang angkot lainnya termasuk saya bingung dengan apa yang terjadi dengan orang itu. Karena bingung dan sudah mau sampai pada tujuan, kamipun turun termasuk orang yang berguncang-guncang tadi. Tapi salah seorang kami, dihalang-halangi turunnya oleh 3 orang lainnya. Sejenak, saya merasa heran dengan kejadian itu, dan perhatian kami teralihkan kedalam angkot lagi. Sementara itu, orang yang “gila babi” tadi sudah tak kelihatan lagi batang hidungnya. Setelah semuanya turun, angkot itupun mulai hilang dalam macetnya suasana kota Jakarta. Dan setelah itu, tahu nggak apa yang terjadi. Handphone salah seorang dari kami hilang. Ckckckckckc…. ADVANCED THIEVES!!!
Nah, dari pengalaman ini saya mencoba menggambarkan cara kerja para pencopet ini, sebagai berikut:
Sepertinya, mereka menentukan target secara untung-untungan
Saat masuk ke angkot, komplotan ini mulai menutup pintu keluar dan masuk angkot tersebut
Salah seorang dari komplotan (disebut suspect 1) ini mulai melakukan sesuatu yang membingungkan yang mengalihkan konsentrasi korban
Saat korban turun, suspect 1 juga turun. Sementara itu, anggota komplotan lainnya mulai mengalihakn perhatian lagi untuk menutup perhatian khalayak dari suspect 1
(analisa saya) Yang mencopet adalah anggota komplotan yang masih dalam angkot, soalnya yang pasti dicari adalah suspect 1
Untuk itu, berdasarkan fakta-fakta dan analisa diatas, saya dapat memberikan ide dan saran bagi teman-teman tentang cara menghindari pencopetan di angkutan umum:
Curigai bapak-bapak berkomplotan naek kendaraan umum sambil bercengkrama. FAKTANYA: BAPAK-BAPAK JARANG JALAN BERKOMPLOT DAN BERCENGKRAMA!!!! WATCH OUT THIS!!!
Curigai bapak-bapak yang awalnya seger bukan main, yang sebelumnya BERCENGKARAMA DENGAN ASYIKNYA tiba-tiba menjadi aneh (gila babi)
Jangan masukin barang-barang berharga kita di dalam kantung celana. Mendingan bawa tas aja bro…..
Yawdah, begitulah kira-kira sharing pengalaman dan pemikiran saya saat ini tentang dunia percopetan. Mudah-mudah berguna bagi kehidupan nusa dan bangsa…..sippp!!!
Yah, browsing-browsing kesana-kemari hari ini akhirnya menemukan lagi salah satu ponsel yang terbilang “aneh” bentuknya. Ga lazim gitu. Bentuknya serupa kotak yang dapat di-sliding-kan dan berkeyboard full QWERTY. Namanya Motorola Motocubo A45. Mungkin karena bentuknya yang agak-agak berbau kekubusan makanya dikasi nama MOTOCUBO kali yak?? Namun, sayangnya masih 2G cuy…paling banter EDGE doang plus kayaknya nggak bakalan dirilis di Indonesia. Nah, bagi yang mau tahu gimana bentuk mahluk gadget yang satu ini, liat aja di bawah ini:
UNIK KAN??? Bagi yang ingin mengetahui lebih dalam tentang spesifikasi lengkap handphone yang satu ini, silakan mengklik disini
KOMEN TERBAHARU